Tampilkan postingan dengan label telepon seluler. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label telepon seluler. Tampilkan semua postingan

Untuk menyaingi apple, Sonny kembangkan playstation phone

Bagi anda pecinta game, Tentu rasanya lebih enak kalau Anda bisa membawa mesin game kemana saja dan kapan saja. Akan lebih mudah tampaknya konsep mesin game kalau diwujudkan dalam bentuk ponsel yang mudah dikantongi dan sering kita bawa kemana saja.

Dalam waktu dekat ini Sony akan mengembangkan sebuah perangat smartphone terbaru yang mampu men-download dan memainkan permainan PlayStation sekaligus. Sebuah ide brilian memang, tapi yang jelas hal ini muncul tidak lain untuk memerangi semakin merajalelanya Apple yang terus tumbuh pesat di pasaran game mobile saat ini.

Smartphone tersebut nantinya (bersama-sama dengan perangkat multimedia alo kedua yang masih dalam pengembangan) akan dapat terhubung dengan online gaming dan media platform milik Sony, yang akan dihadirkan di Amerika akhir bulan ini.

Sony Online Service akan menawarkan banyak konten yang sama ditawarkan oleh Apple iTunes Music Store, tapi Sony percaya bahwa pihaknya dapat membedakan dengan memungkinkan berbagai perangkat (tidak hanya telepon) untuk mengakses katalog permainan. Sony mengatakan game-game yang ada, kebanyakan menyertakan permainan game lama yang kompatibel dengan PlayStation asli.

Sony bekerja lebih aktif dengan Sony Ericsson untuk mengembangkan handset tersebut, yang diharapkan dapat dimulai tahun ini juga. Sony telah mengindikasikan bahwa smartphone tersebut akan memainkan peran lebih strategis di masa depan. Namun saayngnya, rincian tentang smartphone, seperti harga dan fitur belum diungkapkan sejauh ini.

read more...

Nokia X6, Ponsel Apik Memory 12GB

foto berita artikel

Nokia Xseries, X6 hadir dengan memory internal sebesar 12GB, dengan display touchscreen capacitive 3.2 inch resolusi 360x640 piksel, support 16 juta warna, camera 5 megapiksel plus lensa Carl Zeiss Tessar dan langganan Comes With Music. Layanan tersebut memudahkan user untuk download music lengkap gratis dari server online dengan fitur audio library dan tanpa melanggar hak cipta, plus untuk menyimpan dan men-download langsung dari ponsel X6 atau computer ketika usia langganan usai. Namun, ada juga nokia X6 dengan memory internal 16GB dengan tanpa langganan Comes With Music yang akan hadir di Februari 2010. Untuk kualitas image di layar sangat bagus, plus display yang dapat digunakan di bawah sinar matahari langsung. Sementara di sisi depan, ponsel nokia X6 ini memiliki camera video call, tombol sensitif sentuhan yang dapat memanggil menu shortcut, tombol send dan end seperti tombol untuk membuka main menu. Ponsel nokia X6 ini akan hadir di kuarter ini dengan range perkiraan harga sekitar $140.

Berikut spesifikasi ponsel nokia X6 :

Jaringan :
-GSM Quad-band phone capable of global roaming (850/900/1800/1900 MHz)
-UMTS tri-band global 3G (2100/1900/900 MHz)

Data : EDGE/UMTS/HSDPA 3.6 Mbit/s, 3G

Dimensi : 4.37 x 2.01 x 0.54 inches (111 x 51 x 13.8 mm)
Bobot : 4.30 oz (122 g)
Baterai : Li - Ion, 1320 mAh
Talk time : 8.5 jam (510 mins)
Standby : 401 jam (17 days)
Display : 3.2 inch, tipe TFT, resolusi 360 x 640 pixel, warna 16 777 216, touch screen capacitive
Camera : 5 megapixel
Video : 640x480 (VGA)

Fitur :

-Flash Dual LED, Auto focus, Digital zoom, Night mode, White balance, Effects, Self-timer, Scenes
-Video Playback MPEG4, WMV, 3GP
-Music Player MP3, AAC+, eAAC+, WMA
-FM Radio
-Memory 32768 MB
-Software Symbian 9.4
-Processor 444 MHz
-Internet S60 OSS Browser, HTML, XHTML, JavaScript, WML
-microUSB
-WiFi 802.11b/802.11g
-Bluetooth 2.0, Stereo Bluetooth
-Headphones connector 3.5mm
-Alarm, Calendar, To-Do / Tasks, Calculator, Stopwatch, Notes, Converter
-Voice Dialing, Commands, Recording, Speaker Phone
-JAVA Midp 2.1
-Email IMAP/POP3/SMTP
-GPS
read more...

SE Naite J105i: Hasil Kamera 2MP-nya Melebihi Fasilitas yang dimiliki


Untuk mendukung gerakan ramah lingkungan, bahan yang digunakan pada Naite merupakan bahan daur ulang. Ini merupakan salah satu langkah dalam gerakan GreenHeart dari Sony Ericsson. Itu kata brosur khusus yang disertakan pada bungkus ponsel.
Mulai dari kemasan sudah dibikin sekecil mungkin. Maksudnya agar tidak banyak menghabiskan kertas dan irit ruang untuk pengiriman. Terus bahan casing juga banyak dibuat dari plastik hasil daur ulang botol minuman dan CD. Tapi, barang sisa itu jika dirancang dengan citarasa yang tinggi hasil akhirnya akan manis seperti Naite ini.
Secara keseluruhan, desain ponsel ini masih dalam cita rasa Sony Ericsson, terutama dari muka depannya. Keypad juga. Sepertinya untuk urusan ini tidak ada kompromi perubahan dalam soal gaya. Bagusnya, dalam soal gaya, makin lama makin enak dipencet, termasuk Naite ini.
Brosur dan manual pendamping juga dapat di-download dari situs. Itu idealnya. Namun Sony Ericsson mau tak mau masih harus memasukkan panduan dalam bentuk cetak. Malah tersedia dalam dua bahasa.
Kamera
Ponsel ini tidak dikhususkan sebagai ponsel kamera unggulan. Namun pengujian membuktikan lain. Maka soal kamera ini harus dibicarakan khusus di sini.
Kameranya mengejutkan. Mungkin karena tadinya sudah underestimate dulu melihat bahwa kapasitas resolusi kamera pada ponsel ini hanya 2 megapixel. Namun setelah digunakan untuk memotret, hasilnya seperti kamera dengan resolusi yang lebih tinggi. Apalagi ketika digunakan memotret pada waktu yang tepat, seperti sore hari ketika matahari sudah condong ke barat. Warna-warna alam yang hadir pada saat malam menjelang itu bisa ditangkap dan direkam dengan sangat sempurna untuk ukuran lensa kamera ponsel.
Hasilnya menunjukkan bahwa setting otomatis untuk cahaya dan kecepatan bekerja dengan baik, didukung dengan kualitas lensa yang baik juga.
Demikian juga ketika foto dipindahkan ke layar komputer. Resolusinya cukup tinggi sehingga sampai perbesaran beberapa kali dari ukuran idealnya, foto tetap tampil cantik.
Sulit untuk percaya bahwa resolusinya hanya 2 megapixel. Sama sulitnya dengan percaya bahwa itu terjadi karena kemampuan pemotretnya. Ukuran yang dihasilkan juga relatif kompak, rata-rata hanya 0,5MB untuk resolusi maksimal yang 1600 x 1200 pixel.
Jangan-jangan Sony Ericsson salah memasang lensa, lensa resolusi tinggi yang dicangkokkan ke dalam Naite, bukan Cuma 2 megapixel.
Hanya sayang untuk kemampuan yang mengejutkan ini, tak ada tombol khusus kamera yang memungkinkan mengakses menu kamera dengan sekali pencet. Alhasil, kalau mau motret, siap-siaplah repot membuka deretan menu terlebih dahulu dan mencari menu berlambang kamera.
Dan, ketika kembali harus memotret pada pencahayaan yang minim, kemampuan kameranya sama dengan kamera ponsel dengan lensa 2 megapixel umumnya. Hasilnya tidak tajam dengan gangguan banyak bintik. Jika sudah seperti ini, gunakan aplikasi PhotFix yang ada di bagian Media>Photo.
Konektivitas
Koneksi Internet Naite sudah disetel pada HSDPA alias 3,5G yang merupakan koneksi seluler paling maksimal di Tanah Air saat ini. Koneksi ini didukung kemampuan browser yang baik. Selain itu PlayNow juga butuh mengakses Internet untuk menyediakan file musik, game, ringtone, dan theme. Nah dengan 3.5G ini baru PlayNow bisa ”megang” banget.
Dalam soal kompatbilitas koneksi dengan peranti lain, Sony Ericsson tergolong keras kepala, meskipun akhir-akhir ini sedikit melunak. Pada Naite ini, misalnya, koneksinya bukan USB seperti yang disodorkan oleh umumnya ponsel lain, melainkan koneksi kabel khusus. Itupun kabelnya tidak disertakan. Kalau kabelnya umum kaya USB mudah mencarinya.
Koneksi audio juga sama saja. Tidak ada colokan jack audio 2,5 atau 3,5mm untuk dicoloki jack ke speaker tradisional. Yang ada hanyalah port multiguna: buat charge, kabel data, dan headset bawaan. Jika itu tidak masalah, maka bereslah urusannya, karena musik yang disajikan lewat headset bawaan maupun lewat speaker ponsel kualitasnya prima.
Naite ini juga menjadi saksi insyafnya Sony Ericsson dalam soal memori eksternal. Memori yang disediakan bukan lagi jenis Memory Stick, namun sudah microSD, mengikuti standar yang diterima oleh industri. Sayangnya, tidak disertakan memori card dalam paket penjualan. Sedang memori internalnya cukup gede, yaitu 100MB.
Bluetooth berjalan mulus dan kencang. Urusan transfer musik dan foto dari dan ke perangkat lain jadi gampang.
Antar muka dan Menu
Antar muka Naite mewarisi format antarmuka ponsel SE lainnya, dengan matriks menu 3 x 4 yang masing-masing diwakili oleh ikon yang penuh warna. Orang bilang: konvensional. Antar muka ini ditampilkan dalam layar yang lumayan lebar, TFT 2,2 inch GVGA dengan 262 ribu warna dan 320 x 240 pixel.
Harus benar-benar masuk ke dalam agar bisa menikmati beberapa fitur unggulan yang ditempatkan di balik menu-menu antar muka di lapisan paling depan. Salah satu contoh yang asyik adalah dalam soal foto, misalnya. Foto yang kita simpan pada folder Media, langsung bisa kita kirim atau upload ke beberapa pilihan: Facebook, Twitter, situs Web, e-mail, MMS, atau Bluettoth.
Demikian juga dalam Messaging, salah satu pilihan untuk bertukar pesan yang disodorkan adalah ke Facebook. Ada aplikasi kecil yang didedikasikan untuk kepentingan ini, yaitu Facebook for Sony Ericsson, yang pada dasarnya merupakan versi mobile dari layanan Facebook biasa.
Spesifikasi Sony Ericsson Naite J105i
Rilis
Oktober 2009
Harga
Rp 1.425.000,-
Dimensi
12,6 x 47 x 108mm
Bobot
84 gr
Baterai
Li-Polymer 950mAh
Waktu bicara
13 jam (2G), 4,5 jam (3G)
Waktu siaga
600 jam (2G), 583 jam (3G)
Waktu musik
33,7 jam
Jaringan
GSM 850/900/1900MHz UMTS 2100MHz
Layar
TFT QVGA 2,2 inch, 262 ribu warna, 320 x 240 pixel
Memori internal
100MB
Memori eksternal
microSD
Konektivitas
3G HSDPA, EDGE, GPRS, Bluetooth® A2DP Stereo
Kamera
2MP, 2,5x digital zoom
Messaging
SMS, MMS, Email, Instant Messaging
Aplikasi
Phonebook, Calendar, Calculator, Tasks, Stopwatch, Timer, Clock, Alarm Clock, Notes, PlayNow, Browser, TrackID, Location Service, Games, VideoDJ, PhotoDJ, MusicDJ, Remote Control, Record Sound, AccuWeather, Calendar wallpaper, EcoMate, Green Calculator, RingBack Tone, Slideshow Wallpaper, Standby World, Twitter, World Clock 3D, Youtube
Isi paket
Baterai, headphone, Charger, Panduan pengguna
Lain-lain
Radio FM, Exchange ActiveSync, Game Java & 3D
Plus : kamera melebihi ekspektasi, keberadaan aplikasi Internet (terutama Facebook), kompak
Minus : minim tombol pintas untuk kamera, tak ada colokan audio standar, tak ada colokan USB, tak disertai microSD.
Pendapat kami
Naite bukanlah ponsel kamera. Tapi kami mendapati kualitas jepretannya, terutama pada pencahayaan yang cukup, sangat menawan. Jadi meski bukan digolongkan sebagai lini ponsel kamera oleh pembuatnya, kami merekomendasikan kameranya yang 2MP namun hasilnya laksana 3MP ke atas.
read more...

Opera mini akan hadir di iphone

Kabar baik datang dari Opera Software, pencipta aplikasi web browser ponsel terpopuler di dunia ini berencana untuk merilis Opera Mini untuk iPhone. Kabar tersebut datang dari keterengan pers eksklusif dan media partner untuk Kongres Ponsel Dunia (MWC) di Barcelona.

Sebelumnya, apple mengeluarkan larangan untuk memasukkan aplikasi ke dalam iPhone selain aplikasi yang mempunyai fungsi asli pada iPhone. Untuk urusan browser saja misalnya, iPhone hanya memasang Safari yang merupakan aplikasi asli iPhone.

Untuk itulah Opera akan meningkatkan kwalitas browsingnya dan memberikan kemudahan dan kepuasaan bagi pengguna. Opera berjanji akan berbenah dan menjadi platform web browser terdepan dengan teknologi kompres data, kecepatan akses internet dan dilengkapi fitur desktop favorit seperti tabs, speed dial dan pengaturan password.

Selain itu, kabarnya Opera juga akan melakukan upgrade untuk Opera Mobile 10 beta 3 di ponsel yang bersistem operasi Symbian S60 dan Windows Mobile serta Opera Mobile 10 beta untuk ponsel Android.

Meski demikian kedua belah pihak, baik dari Apple ataupun Opera, belum bisa memastikan kapan opera mini iPhone akan segera dirilis. Walhasil, opera mini tersebut belum tersedia untuk umum dan belum muncul di App Store milik Apple
read more...

Nokia 5230; Harga Terjangkau, Fitur Memukau

Biasanya ponsel Nokia yang diawali dengan angka 5 akan secara otomatis dianggap sebagai anggota xpressmusic. Atau minimal dianggap sebagai salah satu produk yang dikhususkan untuk keperluan musik. Rasanya tidak demikian dengan 5230. Tanpa embel-embel seri N dan XpressMusic, ponsel ini membawa sejumlah fitur yang bisa dianggap seimbang untuk berbagai keperluan. Musik ataupun bisnis.
Tidak percaya? Lihat saja deret produk anyar Nokia yang sudah disiapkan. Selain 5230 yang kita bahas kali ini, mereka pun sudah menyiapkan 5230 edisimusik yang masih belum tahu kapan akan diluncurkan.

Inteface
Seperti yang sudah disebutkan di atas, ponsel ini merupakan keluarga symbian s60 5th edition. Artinya, ponsel ini menggunakan kontrol utama berupa layar sentuh.

tidak seperti seri N97 dan N97 mini yang juga membawa keyboard qwerty, 5230 hana mengandalkan interaksi layar sentuh. Hal ini mengingatkan kita pada 5800 dan 5530 XpressMusic. Dan itu hanya satu persamaan. Selanjutnya mulai dari tampilan active idle hingga ke menu dan sub menu akan tampak seperti dua ponsel XpressMusic tadi.

Bila dilihat dari kualitas layar, yang membawa jenis TFT sentuh resistive 16,7 juta warna dengan resolusi besar 640 x 320 pixel (nHD), maka tampilan ponsel ini sangat menjanjikan. Untuk menampilkan video dan album art, layar ponsel ini sudah lebih dari cukup.

Sesuai dugaan, karena menggunakan jenis layar sentuh resistive maka ponsel ini menyediakan jotter, sama hanya dengan 5530 XpressMusic. Sebuah strategi yang tepat menurut PULSA, karena jika mengandalkan jotter atau stylus berbentuk dongle dan diletakkan sebagai gantungan ponsel, maka tingkat kenyamanan akan berbeda.

Saat dicoba untuk mengetik sms dan browsing internet, kinerja layar ini bisa dibilang cukup nyaman. Pilihan mengaktifkan fitur getar saat mengakses layar menjadi penolong utama dan rasanya Anda akan membutuhkan itu sepanjang penggunaan.

Multimedia
Semua Symbian S60 5th edition yang sudah ada di pasaran dilepas untuk mengusung fitur multimedia. Bebebrapa dikhususkan untuk fungsi musik, sementara yang lain dipersenjatai dengan multimedia super lengkap. Lalu bagaimana dengan 5230? Jawabannya adalah sama. Tidak ada perubahan pada tradisi S60 5th edition. Ponsel ini tetap membawa fitur multimedia dengan porsi yang lumayan besar.

Seperti biasa ada pemutar musik, video, radio, dan kamera digital. Meskipun dianggap sebagai s60 5th edition paling murah, atau setidaknya lebih terjangkau ketimbang 5th edition lain, fitur yang disediakan tetap lengkap.

Perbedaan tetap ada, namun hanya bersifat kontennya saja. Sebagai contoh, 5800 XpressMusic membawa sejumlah file musik dan video secara default di kartu memori dalam paketan penjualan, sedangkan 5230 tidak membawa satu track pun.

Soal dukungan info id3 tag sih bisa dibilang setara. 5230 tetap mampu menampilkan album art dan sejumlah informasi mengenai lagu yang kita miliki. Mulai dari judul, album dan artis.

Beralih ke pemutar video, 5230 tetap membawa fitur yang setara dengan 5530 XM.Mendukung format MPEG4 dengan resolusi maksimal nHD (seukuran layar), hingga framerate 30 fps. Jika dibandingkan dengan produk serupa besutan LG, semisal Viewty, memang kemampuan ini tidaklah begitu istimewa. Apa yang Anda harapkan tanpa ada dukungan divx dan Xvid?

Selanjutnya kita lihat kemampuan kamera. Secra umum bisa dibilang mengalami banak penurunan kualtas dibanding S60 5th edition lain. Pertama pada resolusi yang dihasilkan, hanya 2 megapixel. Artinya ukuran foto maksimal yang bisa dihasilkan hanya mencapai 1600 x 1200 pixel saja.

Hal ini diperparah dengan hilangnya kemampuan autofokus. Semua pemotretan dilakukan dengan fix fokus, pada saat seharusnya keberadaan layar sentuh dapat dimanfaatkan untuk autofokus yang lebih baik, semisal menentukan titik fokus pada area yang disentuh.

Tanpa lampu kilat, bahkan pemotretan di dalam ruangan pun tampak kurang memuaskan. Foto tampak dipenuhi dengan noise. Sementara foto outdooor masih bisa dianggap bagus, standar kamera ponsel.

Konektivitas
Bagusnya, 5230 dilengkapi dengan fitur-fiur koneksi yang mumpuni. Seidaknya untuk melakukan browsing dan data terkini, 5230 sudah dilengkapi dengan modem HSDPA 3,6 mbps. Bersama Bluetooth dan kabel data, ketiganya menjadi sandaran 5230 dalam melakukan koneksi dengan internet dan perangkat lain.

Tidak ada WiFi seperti pada 5800 XM, namun browser yang dibawa cukup mudah digunakan, terlebih jika digunakan dengan metode sentuh seperti ini.

Aplikasi dan Instalasi
Kini kita tidak lagi akan kesulitan mencari aplikasi yang tepat untuk Symbian S60 5th edition. Hampir semua pengembang software telah memproduksi aplikasi untuk sistem ini. Namun terlepas dari itu, secara default 5230 sudah membawa sejumlah fungsi yang menarik.

Umumnya memang multimedia, namun sebagai standar S60 5th edition, sejumlah fitur office dan GPS pun ikut disertakan. Sekali lagi, semua masih standar. Tidak ada quickOffice atau editor dokumen lain. Sementara GPS receivernya tetap mengandalkan A-GPS Nokia yang sudah teruji.

Namun yang cukup menarik adalah kehadiran sejumlah fitur Online alias social networking semisal Facebook dan fitur chatting. Ini merupakan keuntungan menjadi anggota Symbian S60 5th edition. Dimana sejumlah aplikasi yang khusus dikembangkan untuk jenis ponsel ini dapat diinstal di 5230 tanpa ada kesulitan pada kompatibilitas.

Hardware
Beberapa isu penurunan kualitas juga didapati pada bagian hardware. Terutama pada material plastik yang digunakan 5230. Meskipun terlihat glossy, namun bahan plastik yang digunakan dirasakan lebih tipis ketimbang produk S60 5th edition lain. Beruntung Nokia mensiasati nya dengan menawarkan warna-warna yang ceria dan penutup baterai (backCover) ang dapat digonta-ganti dengan warna kesukaan Anda.

Ponsel ini menggunakan prosesor ARM 11 berfrekuensi 434 MHz. Masih kalah jika dibandingkan beberapa ponsel bisnis Nokia terbaru. Namun sudah cukup mumpuni untuk keperluan musik dan auto rotate-nya, bersama dengan SDRAm sbeesar 128 MB rasanya tidak ada maslaah pada kinerja.

Dalam paket penjualan kita akan memperoleh memori card MicroSD 2 GB yang berisi data peta Nokia. Sementara untuk maslaah daya, Nokia 5230 menyerahkannya pada baterai Li-ion 1320 mAh (BL-5J). Dalam percobaan, PULSA mendapati baterai ini mampu bertahan hingga 2 hari dalam sekali charging.

Kesimpulan
Nokia berlayar sentuh atau yang biasa kita kenal dengan Symbian S60 5th edition kini sudah mulai terjangkau. Produk barunya yang paling segar hanya dibanderol di angka 2 jutaan saja. Namun tetap mebawa sejumlah fitur penting sebuah ponsel multimedia Nokia.

Namun namanya juga poduk murah, sejumlah hal mesti dikorbankan. Salah satunya adalah kamera. Meski bukan satu-satunya hal yang mengalami degradasi, isu pada kamera dapat menjadi hal besar di kemudian hari. Kecuali ketika harga 5230 mengalami penurunan lagi.

read more...

Nokia 5130 XM: Pemutar Musik Pintar, Harga Terjangkau

Bentukannya masih serupa XpressMusic yang lain, candybar. Material bahannya dibikin lebih ringan, tipis dan cenderung seperti mainan. Ponsel ini memiliki corong speaker, dengan lubang-lubang kecil pada casing belakang yang dilapisi membran tipis. Pengaturannya sedemikian rupa, hingga mampu menghasilkan output suara yang kencang.

Interface

Berbeda dengan produk XpressMusic yang sebelumnya, Nokia 5130 tidak diasuh oleh sistem operasi terbuka. Artinya tidak ada sistem Symbian di ponsel ini. Platform pengembang yang digunakan Nokia 5130 adalah seri 40 Nokia edisi ke-lima, feature pack 1. Artinya, ini merupakan sistem operasi tertutup milik Nokia yang berjalan berdasarkan teknologi java MIDP 2.1.

Layar ponsel Nokia ini sedikit mengecewakan, dimana diklaim sebagai jenis TFT namun kualitasnya tampak seperti CSTN). Lewat kedalaman warna 18 bit (262.144) plus resolusi 320x240 piksel terlihat kurang maksimal.

Fitur Unggulan

Pemutar Musik
Meski tidak berjalan di sebuah sistem operasi terbuka, Nokia 5130 tetaplah sebuah ponsel XpressMusic. Dengan demikian Nokia telah menanamkan sejumlah codec yang bersifat pre-instal agar bisa mendukung beberapa format musik. Diantaranya adalah AAC, AAC+, AMR, eAAC, eAAC+, MP3, MP4 dan WMA.

Pemutar musiknya sendiri bersifat multitasking. Artinya, meskipun kita keluar dari aplikasi ini untuk mengecek sms misalnya, musik tetap berjalan. Untuk mengontrolnya, kita tinggal menekan tombol-tombol yang terdedikasi. Ada 3 tombol di sisi kiri ponsel, yakni prev, play dan next.

Kualitas output melalui speaker ponsel terdengar ala ponsel Cina. Suaranya keras, bertenaga dan kadang terasa ‘cempreng’. Meski begitu, malah justru sisi ini yang banyak dicari oleh pengguna ponsel musik. Beberapa memerlukannya untuk mendengarkan alunan musik bersama teman, atau sekedar menemani tidur siang dan saat belajar.

Output suara via headset (jack audio 3,5 mm) kualitasnya cukup baik. Bagi yang tidak terlalu suka suara nge-bass maka headset bawaan ponsel ini sudah memenuhi kebutuhan. Tapi bila diinginkan suara keluaran terdengar lebih penuh dan lebih baik, maka disarankan menggunakan alternatif headset lain.

Anda bisa mengatur kualitas output via pengatur equalizer. Ada beberapa preset di Nokia 5130. Bisa pula ditambahkan 2 setingan equalizer baru sesuai selera. Artinya, permasalahan bukan pada kualitas player musik Nokia 5130.


Multimedia Lain
Selain pemutar musik Nokia 5130 membawa kamera digital 2 megapixel. Tanpa auto fokus dan flash, kamera ponsel ini terbilang nekat dan sekedar ada. Hasilnya cukup baik, khususnya untuk foto outdoor. Lagipula kamera ini juga bisa digunakan untuk merekam video standar. Resolusinya kecil (CIF) dengan frame rate 15 fps.

Disamping itu, ada radio FM dan pemutar video dalam format 3gp dan MP4. Meski memori internal Nokia 5130 terbilang kecil, hanya 30 MB termasuk aplikasi pre-instal, ponsel ini memiliki slot MicroSD sebagai memori tambahan. Kapasitas maksimum yang bisa ditampung mencapai 2 GB. Cukup untuk beberapa video mpeg-4.

Internet dan Browser

Nokia 5130 memang bukan disasar untuk kalangan bisnis, namun akses internet tetap disediakan dengan baik. Hanya saja pengguna ponsel ini harus puas dengan kecepatan GPRS dan EDGE. Tidak secepat 3G namun sudah cukup mumpuni untuk browsing beberapa situs web. Nah, sebagai sarana membuka situs web-nya, Nokia membawa serta browser yang cukup handal yaitu OperaMini.

Dengan jaringan internet inipun kita bisa mendaulat ponsel untuk mengurus akun email kita. Apapun protokol email kita, POP3 kah, IMAP kah atau SMTP tetap bisa diset dalam perangkat ini.

Konektivitas

Sebagai sarana penghubung ponsel dengan perangkat lain, Nokia 5130 menyediakan port microUSB dengan software USB versi 2.0 dan Bluetooth versi teranyar (2.0 + EDR). Urusan berkirim file bisa dilakukan tanpa masalah. Termasuk mendengarkan musik via headset Bluetooth stereo.

Untuk akses headset Bluetooth dilakukan dari pemutar musik. Dimana kita harus menekan option lalu memilih untuk mendengarkannya via headset Bluetooth.


Baterai
Nokia 5130 XpressMusic didukung baterai Li-Ion 1020 mAh. Ukuran yang terbilang besar untuk ponsel tanpa 3G dan fitur boros energi lain. Praktis, kapasitas ini didedikasikan paling banyak untuk keperluan pemutar musik. Wajar jika pemutar musik tidak terlalu banyak digunakan, ponsel ini bisa bertahan cukup lama, hingga 3 hari dalam sekali charging.

Kesimpulan

Sisi disain dan kualitas speaker terkesan norak mirip ponsel Cina. Namun, ternyata itu bukan hal buruk. Ada segmen pasar yang memang menginginkan hal seperti itu. Dengan harga Rp 1 jutaan, wajar bila kondisi tersebut justru dimunculkan dalam ponsel ini. Sebuah strategi unik dengan pendekatan baru.

Minimnya fitur jaringan mungkin sedikit menghambat, mengingat banyak ponsel 3G dengan kisaran harga yang sama juga tidak kalah yahud di sisi multimedia. Namun Nokia 5130 tetaplah sebuah produk Nokia. Strategi apapun bisa berbuah bila membeli ‘nama besar’ yang menjadi alasan Anda.
read more...